Dalam upaya konkret menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini, SMAN 5 Payakumbuh Boarding School menyelenggarakan kegiatan Guru Tamu istimewa dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” ini berhasil menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari ratusan peserta didik.
Bertindak sebagai narasumber ahli, hadir Setia Budi, S.H., M.H. bersama tim dari Kantor Advokat, serta Abu Abdurrachman, S.H. dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Keduanya menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif, kontekstual, dan mudah dicerna oleh generasi muda. Tidak hanya sekadar teori, mereka juga memaparkan contoh kasus nyata yang terjadi di lingkungan terdekat, serta membuka sesi diskusi interaktif yang mendorong siswa berpikir kritis dan berani menyampaikan pendapat.

“Korupsi bukan hanya soal uang miliaran di proyek besar. Menyontek saat ulangan, memalsukan tanda tangan orang tua, atau tidak jujur dalam tugas kelompok, itu adalah bibit-bibit perilaku koruptif. Integritas dibangun dari hal-hal kecil dan sehari-hari,” tegas Setia Budi, S.H., M.H., dalam paparannya yang disambut hening lalu diskusi yang hidup oleh para siswa.

Sesi tersebut semakin menarik ketika Abu Abdurrachman, S.H., dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh, menjelaskan tentang aspek hukum dan konsekuensi nyata dari tindak pidana korupsi, serta peran penting generasi muda sebagai agen perubahan dan pelapor (whistleblower) dalam menciptakan tata kelola yang bersih.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SMAN 5 Payakumbuh Boarding School, yang menekankan pada pembentukan nilai moral, etika, dan keteladanan. Melalui Guru Tamu Hakordia, siswa tidak hanya mendapat pengetahuan teoritis, tetapi juga stimulus untuk merefleksikan perilaku diri sendiri dan berkomitmen menjauhi segala bentuk ketidakjujuran.
“Kami ingin membangun moral fortress atau benteng moral dalam diri setiap siswa. Sekolah berasrama seperti kami memiliki lingkungan yang terkontrol untuk menanamkan nilai-nilai ini secara intensif dan berkelanjutan,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan,
Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian. “Jujur, baru kali ini saya paham kalau korupsi itu lingkupnya sangat luas dan bisa dimulai dari diri sendiri. Jadi lebih waspada dan ingin berkomitmen untuk jujur dalam hal apa pun,” ungkap salah seorang siswa kelas XII.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman. Diharapkan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pemicu gerakan budaya integritas di lingkungan sekolah, yang akan terwujud dalam sikap jujur, adil, bertanggung jawab, dan berani menolak segala bentuk pelanggaran aturan.
The post Guru Tamu Hakordia 2025 di SMAN 5 Payakumbuh Boarding School appeared first on SMA NEGERI 5 PAYAKUMBUH.












Leave a Reply