PAYAKUMBUH – Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Payakumbuh. Sadira Nahiya Vianka, seorang siswi berbakat dari SMAN 5 Payakumbuh Boarding School, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam Lomba Poster Tingkat Nasional “Litera Fest” yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Padang (UNP). Kompetisi bergengsi ini mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yakni “Penguatan Literasi sebagai Fondasi Pendidikan Inklusif, Kreatif, Adaptif, dan Berkelanjutan di Era Digital”. Acara ini diselenggarakan secara daring (online) oleh Unit Literasi dan Sumber Belajar Universitas Negeri Padang, dengan menyasar peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK/MA serta mahasiswa jenjang D1 hingga S1 dari seluruh penjuru Indonesia.
Perjalanan Sadira menuju podium juara dilalui melalui rangkaian seleksi dan lini masa kompetisi yang sangat ketat. Tahapan perlombaan dimulai dengan periode Pendaftaran dan Pengumpulan Karya yang berlangsung dari tanggal 27 April hingga 20 Mei 2026. Selama hampir satu bulan, para peserta dari berbagai daerah berlomba-lomba mengirimkan karya digital terbaik mereka yang sarat akan pesan edukatif. Setelah proses pengumpulan selesai, karya-karya tersebut memasuki Tahap Penilaian intensif oleh dewan juri ahli pada tanggal 21 Mei hingga 24 Mei 2026. Indikator penilaian yang ketat meliputi kesesuaian tema, orisinalitas ide, estetika visual, hingga kedalaman pesan yang disampaikan. Setelah menyisihkan ratusan kompetitor, puncaknya terjadi pada tanggal 25 Mei 2026, di mana panitia secara resmi melakukan Pengumuman Pemenang dan menobatkan Sadira Nahiya Vianka sebagai yang terbaik di peringkat pertama. Atas pencapaian ini, Sadira berhak mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan beserta E-sertifikat resmi.
Representasi Karya: “Membangun Literasi dengan Kolaborasi”
Karya poster digital yang mengantarkan Sadira meraih Juara 1 menampilkan kedalaman konseptual dan kualitas visual yang luar biasa mutakhir. Dengan judul utama yang tegas, “Membangun Literasi dengan Kolaborasi”, poster tersebut memvisualisasikan esensi penting bahwa pendidikan dan literasi bukanlah tugas sekolah semata. Secara detail, karya Sadira menggambarkan:
Ilustrasi Tiga Karakter Utama: Terlihat representsi anak-anak atau pelajar yang sedang bekerja sama menyusun potongan puzzle di atas sebuah buku besar yang terbuka. Buku tersebut memuat bab-bab penting literasi seperti “Apa Itu Literasi?”, “Ayo Membaca!”, “Mari Menghitung”, dan “Berbicara Yuk”.
Simbol-Simbol Edukatif: Potongan puzzle yang dipasang memuat pesan-pesan kunci seperti “Cerdas Inovatif”, “Memecahkan Masalah”, “Rumah”, dan “Sekolah”. Di sekeliling buku, berserakan peralatan belajar seperti pensil, spidol, buku matematika kelas 10, serta medali emas juara 1 yang berkilau.
Sentuhan Identitas dan Pesan Utama: Di bagian atas desain, terpancar gerbang megah Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai institusi penyelenggara yang menaungi semangat literasi ini. Di bagian bawah poster, Sadira menyematkan kalimat bermakna mendalam sebagai konklusi karyanya:
“Membangun Pendidikan Bukan Hanya di Sekolah. Dengan Trend Kolaborasi Orang Tua dan Guru maka Fondasi Literasi akan Tercipta.”
Perpaduan warna biru malam yang magis, ditambah efek pencahayaan emas (glow) yang memancar dari tengah buku, memberikan kesan visual yang sangat estetis, profesional, dan persuasif.
Keberhasilan Sadira ini disambut dengan rasa syukur, dan kebanggaan yang luar biasa oleh seluruh civitas akademika SMAN 5 Payakumbuh Boarding School. Prestasi ini membuktikan bahwa SMAN 5 Payakumbuh Boarding School mampu membina siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan karakter, tetapi juga kompetitif dalam ranah kreativitas digital di tingkat nasional. Dengan kemenangan ini, Sadira Nahiya Vianka telah membuktikan bahwa keterbatasan jarak dalam lomba daring tidak menjadi penghalang untuk mengukir prestasi nyata. Selamat kepada Sadira dan SMAN 5 Payakumbuh Boarding School atas pencapaian yang mengharumkan nama daerah!
Leave a Reply